Tentang
Latar belakang
Mulai sekarang, untuk masa pensiun yang lebih tenang
Bulan Dana Pensiun hadir untuk mengajak masyarakat Indonesia semakin sadar dan peduli untuk mempersiapkan masa pensiun sejak dini.
Seiring meningkatnya usia harapan hidup, kita juga perlu mempersiapkan masa depan lebih jauh. Salah satunya dengan merencanakan keuangan agar tetap mandiri dan sejahtera ketika memasuki masa pensiun. Melalui berbagai kegiatan edukasi, literasi, dan kolaborasi, Bulan Dana Pensiun mengajak kita mengenal lebih dekat pentingnya program pensiun dan mulai mengambil langkah nyata untuk mempersiapkan hari tua.
Karena mempersiapkan pensiun bukan hanya soal nanti. Semakin awal dimulai, semakin banyak pilihan yang kita miliki di masa depan. Dengan demikian, Bulan Dana Pensiun diharapkan dapat mendorong terbentuknya budaya perencanaan pensiun di Indonesia.
Mengapa ini penting
Masa pensiun makin panjang, kesiapannya belum merata
Ilustrasi pembagian fase keuangan dalam satu masa hidup
Masa belajar dan bertumbuh
0 tahun
Masa bekerja
22 Tahun
59 Tahun
Masa pensiun
74 Tahun
Bagi yang berhenti bekerja pada usia pensiun, masih ada belasan tahun kehidupan yang perlu dibiayai tanpa penghasilan tetap. Selama masa itu, kebutuhan sehari-hari harus tetap berjalan. Karena itu, semakin awal masa pensiun dipersiapkan, semakin banyak waktu yang kita miliki untuk membangun bekal hari tua.
Literasi keuangan sektor dana pensiun
Peserta program pensiun di Indonesia
Terdiri dari 24,71 juta peserta program pensiun wajib dan 5,42 juta peserta program pensiun sukarela masih jauh di bawah jumlah angkatan kerja nasional.
Tantangan literasi juga terlihat pada sejumlah kelompok masyarakat. Tingkat literasi keuangan penduduk berusia 51–79 tahun tercatat 54,55 persen, dan kelompok petani, peternak, pekebun, serta nelayan sebesar 58,87 persen keduanya di bawah rata-rata nasional. Bulan Dana Pensiun hadir untuk membawa edukasi tentang persiapan pensiun lebih dekat kepada seluruh kelompok masyarakat.
Tujuan Kegiatan
Lima hal yang ingin dicapai
1
2
3
4
5

